Mengenai Saya

Foto saya
Perkenalkan, saya adalah Angga Kusuma Fazriyadi, seorang manusia dengan jutaan rasa ingin tahu serta mencintai alam Indonesia ini. Dengan adanya catatan ini, semoga bisa membuat kalian terinspirasi. Salam lestari!

Jumat, 29 September 2023

GUNUNG SLAMET VIA BAMBANGAN

 EKSPEDISI BUMI PERTIWI BAGIAN JAWA TENGAH

GUNUNG SLAMET (3432 MDPL)



Dikarenakan saat itu gunung pangrango ditutup sehingga ekspedisi bumi pertiwi bagian jawa barat di hentikan terlebih dahulu dan saya langsung mlakukan pendakian ke ekspedisi bumi pertiwi bagian jawa tengah adapun ekspedisi kali ini dengan tujuan pendakian yaitu gunung slamet Pendakian via Bambangan terletak di Dusun Bambangan, Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. adapun untuk registrasi sebelum pendakian, membayar kurang lebih Rp 20.000. Sebelum mendaki Gunung Slamet, pastikan agar persediaan air kalian cukup 

oia di dalam pendakian ini saya tidak sendiri saya bersama berlandi, yana juliana, mbak cantik bernama afrida, dan partner sampai saat ini adalah riksa sidik serta dalam akses pendakian ada mas oni dan mas jafra yang membantu dalam akses pendakian saya bisa sampai di basecamp gunung slamet 





nah ini penampakan basecampnya ya

yang pernah pendakian gunung slamet via bambangan pasti tau mas oni

nah ini mas jafra maaf jika gelap gambarnya


video pendakian saya rangkum dalam video di YouTube :



Dalam pendakian gunung slamet via Bambangan, terdapat 9 POS hingga mencapai puncak. Di beberapa pos pendakian seperti Pos 2, 5, 7 terdapat warung warga lokal yang menjual makanan dan minuman. Beberapa warung bahkan buka 24 jam non-stop untuk melayani para pendaki.



  • Basecamp menuju Pos 1 Pos 1 (Pondok Gembirung) berada pada ketinggian 1937 mdpl ditempuh selama kurang lebih 3 jam namun tergantung bagaimana fisik kalian juga ya dan dari basecamp bisa menggunakan ojeg ya bisa dibilang relatif murah dan membantu perekonomian masyarakat di bambangan tersebut. jikalau kalian tidak menggunakan ojek kalian akan ditemukan sebuah sungai kecil yang dialiri air namun saat itu  aliran sungai saya lewati sedang kering. Setelah itu, tracking menuju Pos 1 didominasi dengan tanjakan yang lumayan menguras keringat. 

  • kemudian dari Pos 1 sampai pos 2 kurang lebih 2 jam vegetasinya tidak terlalu rapat dan trek nya masih dibatas wajar ya Pos 2 (Pondok Walang) berada di ketinggian 2256 mdpl. 

  •  Pos 2 sampai ke pos 3 kurang lebih 1,5 jam Pos 3 (Pondok Cemara) berada pada ketinggian 2510 mdpl. 

  • Pos 3 sampai ke pos 4 kurang lebih 45 menit Pos 4 dengan nama  (Samaranthu) menghabiskan waktu sekitar 45 menit dengan ketinggian 2688 mdpl
  •  Pos 4 sampai ke pos 5 kurang lebih 45 menit Pos 5 dengan nama pos (Samyang Rangkah) pada ketinggian 2795 mdpl nah dilokasi ini kalian bissa membangun tenda karena lokasinya cukup luas serta adanya warga lokal yang masih berjualan selama 24 jam ya dengan harga cukup murah.
  •  Pos 5 sampai ke pos 6 kurang lebih 30 menit Pos 6 (Samyang Ketebonan) berada pada ketinggian 2909 mdpl tidak ada warga lokal yang berjualan.
  • Pos 6 sampai ke pos 7 kurang lebih 20 menit Pos 7 (Samyang Kendit) berada pada ketinggian 3040 mdpl
  • Pos 7 sampai ke pos 8 kurang lebih 15 menit Pos 8 (Samyang Jampang) berada pada ketinggian 3092 mdpl.
  •  Pos 8 sampai ke pos 9 kurang lebih 30 menit Pada Pos 9 (Plawangan) berada pada ketinggian 3172 mdpl
  •  Pos 9 sampai ke puncak kurang lebih 1 jam dengan ketinggian 3428 mdpl.


Saat mencapai puncak, anda akan disuguhkan dengan hamparan padang lahar yang luas dan menakjubkan. Anda juga akan melihat kawah-kawah yang masih aktif bernama Segoro Warian dan Segoro Wedi. Selain itu, panorama Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, dan Gunung Ciremai disertai dengan bentang Samudera Hindia dan Laut Jawa juga terlihat jelas jika cuaca sedang cerah.




Jika dikalkulasikan, pendakian menuju Puncak Gunung Slamet via Bambangan memakan waktu sekitar 8 jam. Sementara untuk turun dibutuhkan waktu kurang lebih sekitar 4 jam.







GUNUNG SALAK VIA AJISAKA

 GUNUNG SALAK (2180 mdpl)

Ketinggian: 2.180 mdpl

Provinsi: Jawa Barat (Jawa Barat)

EKSPEDISI BUMI PERTIWI BAGIAN JAWA BARAT


Di pendakian ketiga saya yaitu dengan tujuan gunung salak, saya melakukan pendakian dengan 6 sahabat saya yaitu iyang, acil, azi, yusuf maulana dan wanita pemberani yaitu elsa

Gunung Salak yang berada di Bogor dan Sukabumi merupakan salah satu gunung dengan trek yang bisa terbilang sulit karena untuk menuju puncaknya kami harus turun dan kemudian mendaki lagi menggunakan tali webing sebanyak 9 tali webing yang mana konstur dari tebing sangat vertikal.

maka dari itu banyak pendaki yang penasaran untuk mendaki ke gunung dengan ketinggian 2.211 Gunung Salak memiliki beberapa jalur pendakian, salah satunya melalui Ajisaka.

pendakian Gunung Salak via Ajisaka berada di Kabupaten Bogor, tepatnya Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. 

trek ini bisa mencapai tiga puncak sekaligus yaitu Puncak Fajar Kencana dengan ketinggian 1.917 mdpl, Puncak Sumbul 1.926 mdpl, dan Puncak Prabu (Salak II) 2.180 mdpl.

hutan gunung salak bisa terbilang cukup unik karena cuaca di gunung salak kadang tidak menentu kadang bisa panas, kadang bisa datang kabut dan kadang bisa juga dengan cepat hujan maka dari itu kalian sebelum mendaki ke gunung salak agar lebih membawa terlebih dahulu perlengkapan untuk keamanan dan kenyamanan kalian


saya rangkum dalam video di YouTube:




untuk estimasi waktu pendakian saya rangkum seperti dibawah ini :

Pintu Rimba – Petilasan ditempuh kurang lebih dengan waktu sekitar 30 menit

Petilasan – Pos Lapak Pakis ditempuh kurang lebih selama 1 jam

Pos Lapak Pakis – Pos Solomod waktu tempuhnya kurang lebih sekitar 35 menit

Pos Solomod – Pos Ksatria Beuheung Awi ditempuh kurang lebih selama 1 jam

Pos Ksatria Beuheung Awi – Puncak Fajar Kencana membutuhkan waktu perjalanan 1,5 jam

Puncak Fajar Kencana – Tanjakan Wahyana perjalanannya membutuhkan waktu 1,5 jam

Tanjakan Wahyana – Puncak Salak II ditempuh sekitar 1 jam.

akses menuju puncak fajar kencana

foto dari atas


nah setelah dari puncak fajar kencana untuk menuju puncak prabu kalian harus turun terlebih dahulu menggunakan tali webing setelah jalan kurang lebih 100 meter kalian akan bertemu dengan tali webing selanjutnya sebelum kalian dihadapkan dengan tanjakan wayahna dengan konstur tebing yang vertikal, disini akan menjadi lebih berat mengapa? karena otot tangan, kaki dan otak harus bekerja untuk bagaimana caranya agar kalian tidak terjatuh dari tali webing tersebut, setelah tanjakan wayahna masih terdapat 8 tali webing lagi di depan menunggu kalian, alangkah baiknya saat musim kemarau untuk melakukan pendakian ke gunung salak via ajisaka karena tebing yang licin lebih berbahaya untuk kalian sendiri dan inilah berikut penampakanya 

sebelum memasuki tanjakan wayahna



tanjakan wayahna

setelah tanjakan wayahna

setelah tanjakan wayahna




dinamai puncak Salak II 

Puncak tertinggi kedua dan lebih utara, Salak II (2.180m) di sebelah utara gunung (kira-kira 729m dan hanya 40 menit dari pusat kota Bogor ). Hal ini sedikit lebih menantang dibandingkan Salak 1 dan aksesnya,  Jalur menuju melalui Pos 2 (1.123m), Pos 3 (1.402m), Pos 4 (1.534m) dan Pos 5 (1.726m) sebelum mencapai puncak.






GUNUNG CIREMAI VIA APUY

 GUNUNG CIREMAI (3078 MDPL)

EKSPEDISI BUMI PERTIWI BAGIAN JAWA BARAT


kali kedua saya melakukan ekspedisi dengan tujuan yaitu gunung ciremai via apuy, setelah dilakukan pendakian sehingga saya bisa menyimpulkan dan mencatat segala apa yang saya dapat di dalam pendakian Gunung Ciremai yang sering dijuluki sebagai atap Jawa Barat. karena gunung ini merupakan yang tertinggi di Provinsi Jawa Barat serta merupakan taman nasional.

Gunung Ciremai yang memiliki ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut (mdpl) Untuk bisa mendaki ke gunung ini, kalian bisa melalui  jalur resmi pendakian, yaitu Apuy, Palutungan, Linggasana, Linggajati, dan yang terbaru adalah sadarehe.

Dari jalur pendakian Gunung Ciremai tersebut, jalur Apuy adalah jalur pendakian bisa dibilang paling singkat dan cepat dibanding jalur lainnya. Jalur pendakian via Apuy sendiri berada di Desa Argamukti, Majalengka dengan jumlah pos pendakian sebanyak 5 pos.


eits sebelum kalian melakukan pendakian alangkah baiknya kalian mendaftar secara online agar bisa diketahui bahwa kuota pendakian penuh atau tidak nya alamat atau linkya dibawah ini:

https://tngciremai.menlhk.go.id/protokolnewnormal/
atau klik ini

daftar online gunung ciremai

Untuk bisa menuju ke pos pendakian, kalian bisa menggunakan kendaraan pribadi jikalau menggunakan kendaraan pribadi seperti kendaraan bermotor kalian bisa memarkirkan kendaraan kalian di basecamp nya langsung beda dengan menggunakan roda empat yang mana kendaraan kalian nantinya akan disimpan dibawah atau di rumah rumah penduduk sebelum di basecamp karena jalur kendaraan untuk menuju basecamp bisa dibilang sangatlah terjal sehingga di wajibkan menggunakan kendaraan warga sejenis kol buntung untuk diantar menuju basecamp pendaftaran pendakian gunung ciremai via apu dengan harga Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) maaf kalau salah ya karena saya lupa lagi, kendaraan tersebut  kalian akan di servis untuk keberangkata pulang pergi saat akan mendaki dan setelah pulang mendaki ditambah dengan makan gratis 1X di warung sekitar basecamp

nah untuk kalian yang menggunakan kendaraan umum kalian bisa turun dengan tujuan Terminal Majalengka karena dari terminal majalengka bisa terbilang dekat untuk ke lokasi apuy.




Berikut ini estimasi waktu pendakian via Apuy yang telah saya rangkum

Basecamp – Pos 1 ditempuh selama 1 jam.

Pos 1 – Pos 2 ditempuh selama 1 jam 45 menit.

Pos 2 – Pos 3 memakan waktu 1 jam.

Pos 3 – Pos 4 akan ditempuh selama 1 jam 15 menit.

Pos 4 – Pos 5 akan menempuh perjalanan selama 1 jam.

Pos 5 – Simpang Apuy ditempuh selama 1 jam 30 menit.

Simpang Apuy – Goa Walet ditempuh selama 15 menit.

Goa Walet – Puncak sekitar 30 menit.

jadikan catatan, estimasi waktu ini hanya sebagai gambaran, sebab masing-masing memiliki fisik dan mental yang berbeda. Oleh karena itu, estimasi waktu ini bisa berbeda dengan yang lain jadi sebelum melakukan pendakian buat teman teman agar terlebih dahulu melakukan latihan fisik 

tambahan sebelum melakukan pendakian di gunung ciremai alangkah baiknya kalian harus bisa me menagement air karena sumber air hanya di dapat di goa walet






adapun tata tertib yang harus kalian ketahui yaitu :

  • membawa binatang peliharaan saat mendaki
  • membuat api unggun
  • meninggalkan sampah dan sampah yang kalian bawa wajib dibawa turun dari tempat camp
  • melakukan vandalisme atau coret coret yang bisa merusak
  • membawa senjata tajam
  • membawa sabun mandi, odol, dll yang bisa mengakibatkan pencemaran air
  • membawa alat musik
  • mendirikan tenda di jalur pendakian

semua hal saya rangkum di dalam video pendakian saya di bawah ini :






Rabu, 27 September 2023

GUNUNG GEDE PANGRANGO VIA PUTRI

GUNUNG GEDE PANGRANGO VIA PUTRI

 EKSPEDISI BUMI PERTIWI BAGIAN JAWA BARAT

alun alun surya kencana gunung gede






EKSPEDISI ATAP JABAR

GUNUNG GEDE (2958 MDPL)

Di dalam ekspedisi kali ini pendakian pertama saya yaitu ke gunung gede pangrango mengapa gunung gede pangrango karena jawa barat memiliki seven summit terdiri dari gunung Gunung gede (2958 mdpl), Gunung Ciremai (3078 mdpl), Gunung Salak (2211 mdpl), Gunung Cikuray (2821 mdpl), Gunung Pangrango (3019 mdpl), Gunung Patuha (2434 mdpl) dan Gunung Puntang (2343 mdpl)
dan gunung gede pangrango termasuk dalam taman nasional

Jalur pendakian Gunung Gede Pangrango via Putri merupakan salah satu jalur resmi yang bisa dilalui oleh teman teman semua untuk menuju Gunung Gede

dan untuk menuju gunung gede, teman teman bisa menempuh perjalanan kurang lebih selama 6-7 jam dengan kontur trek menanjak dan vegetasi yang agak rapat namun setelah melampaui perjalanan kalian akan disuguhkan dengan hamparan sabana luas di alun alun surya kencana, di alun alun surya kencana jikalau di musim kemarau ada kemungkinan sulit air beda saat musim penghujan sangat melimpah air di aliran sungai yang melintasi sabana alun alun surya kencana.

DILARANG MENGAMBIL ATAU COPY PHOTO DALAM BLOG INI TANPA IJIN








Sabana gunung gede adalah salah satu lokasi yang menarik di taman nasional gunung gede pangrango adapun  pengertian sabana adalah wilayah datar yang terbuka dan di sabana alun alun surya kencana banyak ditumbuhi oleh tumbuhan edelwess 
gunung gede dan sekitarnya merupakan tempat yang populer bagi para pendaki gunung dan pecinta alam jika kalian merencanakan perjalanan ke sana pastikan untuk mematuhi peraturan taman nasional dan menjaga kelestarian lingkungan selama kalian berkunjung.




Berikut ini estimasi waktu 
  • Basecamp – Pos 1 (Legok Leunca)
       Perjalanan dari basecamp ke Pos 1 kurang lebih bisa menempuh waktu sekitar 1 jam perjalanan. dengan melintasi perkebunan warga, kemudian masuk ke area hutan. Sebelum masuk ke Pos 1, pendaki akan menemui gapura bertuliskan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan dilakukan pengecekan barang barang oleh petugas taman nasional.

  • Pos 1 – Pos 2
Dari Pos 1 ke Pos 2 kalian bisa melakukan perjalanan sekitar 1 – 1,5 jam perjalanan dengan kontur jalan yang agak menanjak dan vegetasi yang cukup rapat.

  • Pos 2 – Pos 3
Menuju ke Pos 3 kurang lebih ditempuh sekitar 1 jam perjalanan, pendaki akan menemui trek yang lebih berat dengan kontur menanjak diantara akar-akar pepohonan yang cukup banyak sepanjang jalur pendakian

  • Pos 3 – Pos 4
Untuk menuju ke Pos 4 kalian akan menempuh perjalanan selama 1 jam dengan trek masih menanjak..

 

  • Pos 4 – Alun-alun Surya Kencana Timur
Perjalanan akan ditempuh selama 1 jam, dengan trek mulai agak landai serta jalur yang tertutup pepohonan yang rindang. Di Alun-alun Surya Kencana kalian bisa mendirikan tenda dan jika beruntung terdapat sungai kecil sebagai sumber air.

  • Alun-alun Surya Kencana – Puncak Gunung Gede
Dari tempat camp Alun-alun Surya Kencana menuju ke puncak Gunung Gede bisa ditempuh selama 45 menit  – 1 jam perjalanan

 

catatan : semua estimasi pendakian tergantung fisik kalian masing masing maka dari itu sebelum melakukan pendakian kalian harus berolahraga terlebih dahulu untuk meminimalisir hal hal yang tidak di dinginkan. 





ini anak saya yang ikut dalam pendakian

alun alun surya kencana


untuk mendaftar online kalian bisa klik dibawah ini
booking gede pangrango

bisa dilihat disini

 


EKSPEDISI BUMI PERTIWI


 

Selamat datang di jurnal petualangan saya, di mana saya membagikan pengalaman mendaki gunung di Indonesia. Melalui catatan-catatan ini, saya berharap dapat menginspirasi pembaca untuk menjelajahi keindahan alam Indonesia dan mengejar kebahagiaan dalam petualangan.

Perkenalkan, saya adalah Angga Kusuma Fazriyadi, seorang manusia dengan jutaan rasa ingin tahu serta mencintai alam Indonesia ini. Dengan adanya catatan ini, semoga bisa membuat kalian terinspirasi. Salam lestari!





Dalam setiap ekspedisi, diambil tujuh gunung tertinggi di provinsi tersebut. Namun, ekspedisi tersebut bukan hanya ekspedisi gunung saja, melainkan juga termasuk ekspedisi ke laut, air terjun, dan adat istiadat setempat.

TUJUAN EKSPEDISI

saya melakukan Ekspedisi memiliki berbagai tujuan, Beberapa tujuan umum dari ekspedisi antara lain:

  1. Eksplorasi: Ekspedisi eksplorasi dilakukan untuk mengeksplorasi dan menemukan tempat-tempat baru yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Tujuan utama dari ekspedisi eksplorasi adalah untuk mengeksplorasi wilayah yang belum terjamah maupun oleh teman teman semua.
  2. Petualangan: Beberapa ekspedisi dilakukan semata-mata untuk tujuan petualangan dan eksplorasi. seringkali melakukan perjalanan ke lokasi yang menantang dan tidak biasa.
  3. Tujuan : Agar  kawan kawan yang lain dapat mengetahui 7 gunung tertinggi di Indonesia khususnya di setiap provinsi.
Setiap tujuan ekspedisi memiliki peran dan manfaatnya sendiri dalam pengembangan pengetahuan dan pemahaman kita tentang alam khususnya dalam segi pendakian.

Indonesia, sebagai negara kepulauan terluas ke-15 di dunia dengan luas 1,905 juta km², memiliki jumlah penduduk sebanyak 279.473.840 jiwa per Jumat 10 Mei 2024.


Dengan 17.508 pulau yang tersebar di sekitar garis katulistiwa, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Saat ini, provinsi di Indonesia berjumlah 38 yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Hal ini terjadi karena Pemekaran daerah adalah pemecahan provinsi atau kabupaten/kota menjadi dua daerah atau lebih. Beberapa provinsi terbaru di Indonesia adalah hasil pemekaran dari Provinsi Papua.



Pulau Sumatera

Pulau Sumatera memiliki beberapa provinsi beserta nama ibu kotanya:

• Nanggroe Aceh Darussalam (Ibu Kota: Banda Aceh)

1. Gunung Leuser 3466 mdpl

2. Gunung Geureudong 2885 mdpl

3. Gunung Peuet Sagoe 2801 mdpl

4. Gunung cot seulawah agam 1801 mdpl

5. Gunung Perkison 2828 mdpl

6. Gunung Kemiri 3281 mdpl


• Sumatera Utara (Ibu Kota: Medan)

1. Gunung Sibayak 2172 mdpl

2. Gunung Sibuatan 2457 mdpl

3. Gunung Pusuk Buhit 1982 mdpl

4. Gunung Sinabung 2640 mdpl

5. Gunung Sorik Marapi 2145 mdpl


• Sumatera Selatan (Ibu Kota: Palembang)

1. Gunung Dempo 3173 mdpl

2. Gunung Garanggarang, 2.300 mdpl

3. Gunung Mandiangin, 2.250 mdpl, Empat Lawang

4. Gunung Balai, 2.240 mdpl, Muara Enim

5. Gunung Condong/Pasu, 2.078 mdpl, Musi Rawas

6. Gunung Lumut Balai, 2.040, Ogan Komering Ulu

7. Gunung Pesagi, 2.200, Ogan Komering Ulu Selatan


• Sumatera Barat (Ibu Kota: Padang)

1. Gunung Kerinci 3805 mdpl

2. Gunung Singgalang 2877 mdpl

3. Gunung Sago 2271 mdpl

4. Gunung Talamau 2919 mdpl

5. Gunung Tandikat 2438 mdpl

6. Gunung Talang 2597 mdpl

7. Gunung Bandahara 3030 mdpl



• Bengkulu (Ibu Kota: Bengkulu)

1. Gunung Patah 2817 mdpl

2. Gunung Berpagut 2732 mdpl

3. Gunung Ulupalik 2492 mdpl

4. Gunung Gadang 2456 mdpl

5. Gunung Seblat 2383 mdpl



• Riau (Ibu Kota: Pekanbaru)

1. Gunung Bintan 400 mdpl


• Kepulauan Riau (Ibu Kota: Tanjung Pinang)

1. Gunung Daik 1165 mdpl

2. Gunung ranai 2000 mdpl

3. Gunung Pejantan 439 mdpl

4. Gunung Betina 350 mdpl


• Jambi (Ibu Kota: Jambi)

1. Gunung Sumbing 2507 mdpl

2. Gunung Kunyit 2151 mdpl

3. Gunung Masurai 2916 mdpl

4. Gunung Hutapanjang 2021 mdpl

5. Gunung Besar 1899 mdpl

6. Gunung Tujuh 2.732 mdpl


• Lampung (Ibu Kota: Bandar Lampung)

1. Gunung Tanggamus (2100 Mdpl)

2. ⁠Gunung Pesagi (2203 Mdpl)

3. ⁠Gunung Seminung (1863 Mdpl)

4. ⁠Gunung Rajabasa (1281 Mdpl)

5. ⁠Gunung Betung (1240 Mdpl)

6. ⁠Gunung Pugung (1964 Mdpl)

7. ⁠Gunung Sekincau (1719 Mdpl)


• Bangka Belitung (Ibu Kota: Pangkal Pinang)

1. Gunung Maras 705 mdpl




Pulau Kalimantan

Pulau Kalimantan memiliki beberapa provinsi beserta nama ibu kotanya:


• Kalimantan Barat (Ibu Kota: Pontianak)

1. Gunung Niut 1.701 mdpl

2. Gunung Bukit Raya 2278 mdpl

3. Gunung Lawit 1767 mdpl

4. Gunung Bawang 1406 mdpl

5. Gunung Palung 1116 mdpl

6. Gunung Asing 1703 mdpl

7. Gunung Cemaru 1681 mdpl


• Kalimantan Timur (Ibu Kota: Samarinda)

1. Gunung Liangpran 2.240 mdpl

2. Gunung Lumut 1.210 mdpl

3. Gunung Beriun 1.261 mdpl

4. Gunung Beratus 1.244 mdpl


• Kalimantan Selatan (Ibu Kota: Banjarbaru)

1. Gunung Halau-halau 1.892 mdpl

2. Gunung Bayutawar 1.587 mdpl

3. Gunung Aurbunak 1.150 mdpl

4. Gunung Pangilingin 1.101 mdpl

5. Gunung Haung 1.038 mdpl

6. Gunung Lumut 1.034 mdpl

7. Gunung Jambangan 417 mdpl


• Kalimantan Tengah (Ibu Kota: Palangkaraya)

1. Gunung Batu Tiban 2050 mdpl

2. Gunung Menyapa 2000mdpl



• Kalimantan Utara (Ibu Kota: Tanjung Selor)

1. Gunung Kalambit 1775 mdpl

2. Gunung Batutikung 1804 mdpl

3. Gunung Kemul 1847 mdpl

4. Gunung apad runan 2099 mdpl

5. Gunung Harun 2169 mdpl

6. Gunung Batu Jumak 2250 Mdpl



Pulau Jawa

Pulau Jawa memiliki beberapa provinsi beserta nama ibu kotanya:


• Banten (Ibu Kota: Serang)

1. GUNUNG KARANG (1778 Mdpl)

2. GUNUNG PULOSARI (1346 Mdpl)

3. GUNUNG ASEUPAN (1174 Mdpl)

4. GUNUNG HALIMUN (1929 Mdpl)

5. GUNUNG HONJE (620 Mdpl)

6. GUNUNG ENDUT (1207 Mdpl)

7. GUNUNG LUHUR (1920 Mdpl)


• DKI Jakarta (Ibu Kota: Jakarta) 

Dikarenakan jakarta tidak memiliki pegunungan sehingga tidak termasuk dalam ekspedisi


• Jawa Barat (Ibu Kota: Bandung)

1. Gunung Ciremai (3.078 Mdpl)

2. ⁠ Gunung Pangrango (3.019 Mdpl)

3.  ⁠Gunung Gede (2.968 Mdpl)

4.  ⁠Gunung Cikuray (2.818 Mdpl)

5. ⁠ Gunung Papandayan (2.665 Mdpl)

6. ⁠ Gunung Patuha (2.386 Mdpl)

7. ⁠ Gunung Malabar (2.343 Mdpl)


• Jawa Tengah (Ibu Kota: Semarang)

1. Gunung Slamet (3.428 Mdpl)

2. ⁠ Gunung Sumbing (3.371 Mdpl)

3.  ⁠Gunung Lawu (3.265 Mdpl)

4.  ⁠Gunung Sindoro (3.136 Mdpl)

5. ⁠ Gunung Merbabu (3.145 Mdpl)

6.  ⁠Gunung Merapi (2.986 Mdpl)

7. ⁠ Gunung Prau (2.565 Mdpl)


• Daerah Istimewa Yogyakarta (Ibu Kota: Yogyakarta)

1. Gunung Api Purba Nglanggeran 911 mdpl

2. Gunung Ireng 900 mdpl

3. Gunung Gentong 650 mdpl

4. Gunung Gebang 691 mdpl


• Jawa Timur (Ibu Kota: Surabaya)

1. Gunung Semeru (3.676 Mdpl)

2. ⁠ Gunung Raung (3.344 Mdpl)

3.  ⁠Gunung Arjuno (3.339 Mdpl)

4. ⁠ Gunung Lawu (3.265 Mdpl)

5. ⁠ Gunung Welirang (3.156 Mdpl)

6. ⁠ Gunung Argopuro (3.008 Mdpl)

7. ⁠ Gunung Butak (2.868 Mdpl)




Pulau Nusa Tenggara & Bali

Pulau Nusa Tenggara & Bali memiliki beberapa provinsi beserta nama ibu kotanya:


• Bali (Ibu Kota: Denpasar)

1. Gunung Agung. 

2. Gunung Batur. 

3. Gunung Abang.

4. Gunung Batukaru.

5. Gunung Seraya. 

7. Gunung Catur. 



• Nusa Tenggara Timur (Ibu Kota: Kupang)

1. Gunung Egon

2. Gunung sirung

3. Gunung kelimutu

4. Gunung lli boleng

5. Gunung nilo

6. Gunung mutis


• Nusa Tenggara Barat (Ibu Kota: Mataram)

1. Gunung Rinjani(𝑏𝑒𝑟𝑘𝑒𝑡𝑖𝑛𝑔𝑔𝑖𝑎𝑛 3726 𝑚𝑒𝑡𝑒𝑟 𝑑𝑖 𝑎𝑡𝑎𝑠 𝑝𝑒𝑟𝑚𝑢𝑘𝑎𝑎𝑛 𝑙𝑎𝑢𝑡 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑚𝑑𝑝𝑙)

2. Puncak Sempana (2329 𝑚𝑑𝑝𝑙)

3. Puncak Lembah Gedong (2200 𝑚𝑑𝑝𝑙)

4. Puncak Kondo (1937 𝑚𝑑𝑝𝑙)

5. Puncak Anak Dara (1923 𝑚𝑑𝑝𝑙)

6. Puncak Pergasingan (1805 𝑚𝑑𝑝𝑙)

7. Puncak Bao ritip (1500 𝑚𝑑𝑝𝑙)




• Gorontalo (Ibu Kota: Gorontalo)

1. Gunung Yile-Yile (2.073 mdpl)

2. Gunung Pontolo (1.999 mdpl)

3. Gunung Biawu (1.919 mdpl)

4. Gunung Tolinggula (1.876 mdpl)

5. Gunung Paku (1.833 mdpl)

6. Gunung Dulukapa (1.822 mdpl)

7. Gunung Boliyohuto (1.821 mdpl)



• Sulawesi Barat (Ibu Kota: Mamuju)

1. Gunung Gandangdewata (3.017 m)

2. Gunung Pelatang (2.925 m)

3. Gunung Mambuliling (2.843 m)

4. Gunung Tonggo (2.710 m)

5. Gunung Tapeanlima (2.670 m)


• Sulawesi Tengah (Ibu Kota: Palu)

1. Gunung Torompupu (2.479 m)

2. Gunung Nokilalaki (2.355 m)

3. Gunung Gawalise (2.200 m)

4. Gunung Indoro (2.513 m)

5. Gunung Torenali (2.507 m)

6. Gunung Bitea (2.240 m)

7. Gunung Pompangeo (2.590 m)



• Sulawesi Utara (Ibu Kota: Manado)

1. Gunung Batubulawan (1.970 m)

2. Gunung Gambuta (1.954 m)

3. Gunung Poniki (1.817 m)

4. Gunung Paupau (1.815 m)

5. Gunung Moayat (1.780 m)

6. Gunung Sinandaka (1.770 m)

7. Gunung Kabila (1.732 m)


• Sulawesi Tenggara (Ibu Kota: Kendari)

1. Gunung Mekongga (2.620 m)

2. Gunung Osu Nondoto (2.421 m)

3. Gunung Porema (2.242 m)

4. Gunung Mopeaanooleo (2.223 m)


• Sulawesi Selatan (Ibu Kota: Makassar)

1. Gunung Latimojong/Gunung Rantemario (3.478 m)

2. Gunung Rantekombola (3.070 m)

3. Gunung Balease (3.016 m)

4. Gunung Lompobattang (2.874 m)

5. Gunung Bawakaraeng (2.845 m)

6. Gunung Karua (2.670 m)

7. BuluSaraung (1.353 m)



Pulau Maluku & Papua

Pulau Maluku & Papua memiliki beberapa provinsi beserta nama ibu kotanya:


• Maluku Utara (Ibu Kota: Sofifi)

1. Gunung Gamalama 1.715 mdpl

2. Gunung Gamkonora 1.560 mdpl

3. Gunung Kie Matubu Tidore

4. Gunung Dukono 1.335 mdpl

5. Gunung Ibu 1325 mdpl

6. Gunung Tobaru 1035 mdpl

7. Gunung Batusibela 2111 mdpl



• Maluku (Ibu Kota: Ambon)

1. Gunung Banda Api Neira 641 mdpl

2. Gunung Binaiya 3027 mdpl

3. Gunung Amahoratu 212 mdpl

4. Gunung Laworkawra 781 mdpl

5. Gunung Manuk 271 mdpl

6. Gunung Solita Batu 1473 mdpl

7. Gunung Simalopu 1000 mdpl



• Papua Barat (Ibu Kota: Manokwari)

1. Gunung Kwoka (3000 mdpl)

2. Gunung Arfak (Umsini) (2955 mdpl), Menyambouw, Pegunungan Arfak

3. Gunung Mebo (2939 mdpl), Hingk, Pegunungan Arfak

4. Gunung Umsini (2735 mdpl), Menyambouw, Pegunungan Arfak

5. Gunung Niefeb (2726 mdpl), Testega, Pegunungan Arfak

6. Gunung Wats (2626 mdpl), Kabupaten Manokwari




• Papua (Ibu Kota: Jayapura)

Pegunungan Cycloop ini memiliki beberapa puncak tertingginya, 

yaitu

1. Gunung Dafonsoro 1.580 m dpl 

2. Gunung Butefon (1.450 m dpl),

3. Gunung Robhong 1.970 mdpl 

4. Gunung Haelufoi 1.960 mdpl 

5. Gunung Rafeni 1.700 mdpl

6. Gunung Adumama 1.560 mdpl


Papua Tengah, Selatan dan barat daya disatukan yaitu :

1. Puncak Jaya (Gunung Puncak Carstenz Pyramid) (4,884 mdpl) merupakan gunung tertinggi di Indonesia. (aktif)

2. Puncak Trikora (4,730 mdpl)

3. Puncak Mandala (4,640 mdpl)

4.Puncak Idenburg (4,643 mdpl)


TOTAL KESELURUHAN 194 Pegunungan

Jalur pendakian yang dilalui dan pemandangan yang luar biasa yang ditemui di setiap gunung menawarkan pengalaman mendaki yang tak terlupakan. Selama ekspedisi Bumi Pertiwi, juga dapat menikmati keindahan alam dan keberagaman flora dan fauna setiap daerah yang saya kunjungi.
Teruslah mengikuti perkembangan ekspedisi Bumi Pertiwi untuk perjalanan mendaki yang menarik dan inspiratif di masa depan

selanjutnya ada di post berikutnya yang akan saya catat setelah selesai pendakian



GUNUNG SLAMET VIA BAMBANGAN

 EKSPEDISI BUMI PERTIWI BAGIAN JAWA TENGAH GUNUNG SLAMET (3432 MDPL) Dikarenakan saat itu gunung pangrango ditutup sehingga ekspedisi bumi p...